ENNICHISAI JAKARTA, FESTIVAL JEPANG TERBESAR

Acara kebudayaan selalu memikat hati. So here’s to you,

ENICHISAI 2017!! 🙂

IMG_20170519_021740_880

Saya bukan penggemar berat dorama atau band Jepang, hanya beberapa saja yang saya sukai saat sekolah dan kuliah dulu –serial drama Anchor Woman, Strawberry in the Shortcake, Long Vocation, dan One Liter of Tears adalah beberapa film yang dulu saya tonton, Tokyo Jihen, Core of Soul, Utada Hikaru, Mika Nakashima, dan Yui sesekali masih saya dengarkan lagu-lagunya. Meski begitu, saya selalu menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan negeri Sakura ini, apalagi di tahun 2015 lalu saya sempat berlibur ke sana. Udara yang bersih, lingkungan yang tertata rapi, kuliner yang lezat, orang-orangnya yang ramah, budaya yang kaya, sungguh bukan hal yang berlebihan kalau saya jatuh cinta pada Jepang. Dan seperti sudah menjadi tradisi bagi saya dan saudara-saudara saya di tahun-tahun sebelumnya, kami tidak melewatkan Ennichisai 2017 di kawasan Blok M Square, Jakarta.

Ennichisai kali ini diadakan selama dua hari di Jakarta, 13-14 Mei 2017. Setahu saya, Ennichisai di Jakarta diadakan tidak hanya untuk memperkenalkan budaya Jepang pada masyarakat Indonesia, tapi juga untuk memperkuat hubungan masyarakat Jepang dan Indonesia. Ennichisai 2017 merupakan Ennichisai ke-8 yang diadakan di Jakarta dan wow.. ternyataaa Ennichisai di Jakarta ini merupakan festival Jepang terbesar di dunia yang diadakan di luar Jepang lho. Ini menunjukkan animo masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta, terharap kebudayaan Jepang sangat besar ya. So, ada apa aja sih di Ennichisai kali ini?

KULINER
NAH! Sebenarnya ini sih alasan utama kami datang ke Ennichisai, untuk kulineran. Ragam street food seperti Takoyaki, Okonomiyaki, Taiyaki, Steam Octopus, Cumi Enak, Sushi, Ramen, Udon, Kakigori, Lemon Mojito, Es Krim Matcha Glico ada semua di sini. Yaudah, langsung jajanlah sampe kenyang :9

PERNAK-PERNIK
Mulai dari T-Shirt motif Jepang, headband kucing, topi One Peace, topi Luna, topi Arale, postcard, gantungan kunci, sampai poster bintang J-Pop ada di sini. Alhamdulillah hari ini saya gak impulsif :’)

PANGGUNG MUSIK & COSPLAY
Cuma JKT48 yang saya tahu ada di panggung musik, sisanya entahlah siapa. Skip ajalah ya. Kita bahas Cosplay aja. Ngomongin Cosplay, asli para Costplayer Jakarta ini memang patut diacungi jempol atas keniatannya. My concern is Jakarta hari ini panas gila! Meski begitu mereka total banget pakai baju dan wig tebal yang saya yakin pasti bikin gerah deh. Beberapa Cosplayer makeup-nya juga jadi luntur karena keringat, tapi mereka tetap pede.

MIKOSHI
Parade Mikoshi seperti menjadi gong acara Ennichisai ini. Parade ini melibatkan banyak sekali orang, mungkin lebih dari 500 orang. CMIIW. Arak-arakan pembawa tandu nggak hanya orang-orang Jepang lho, tapi ada juga masyarakat Jakarta yang berpartisipasi. Eh, bahkan ada orang bule juga, lho. Keberagaman peserta yang terlibat di Ennichisai ini menurut saya juga menjadi penanda penerimaan budaya Jepang di Indonesia, which is good.

TEMPAT SAMPAH
Ini penting! Kalau kamu sering datang ke Ennichisai, kamu pasti sadar kalau tahun ini sampah berserakannya nggak sebanyak tahun-tahun lalu. Karena apa? Karena tahun ini ada banyak tempat sampah disediakan dan tim kebersihannya “kelihatan”. Beberapa tahun lalu saya sempat kesal karena harus manjadi salah satu orang yang buang sampah sembarangan karena memang nggak kelihatan ada tempat sampah. Tahun ini jauh lebih baik! Saya bahkan sadar, tim kebersihan selalu melapisi kardus tempat sampah dulu dengan plastik, supaya kardua tidak cepat rusah dan pengelolaannya lebih praktis dan efisien. Good job.

This slideshow requires JavaScript.

TIPS datang ke Ennichisai:
Be yourself. Sepupu saya sempat nggak pede pas saya sarankan untuk pakai yukata yang kami beli di Kyoto. Duh! Come on, nobody will care. Yang datang ke Festival Jepang, otak mereka pasti udah dipenuhi dengan hal-hal ala Jepang, termasuk gaya Harajuku, cosplay, anime atau bahkan gangguro. Jadi, tampil extraordinary di festival jepang is tottally fine. Sah! Asal sopan.

– Ennichisai selalu ramai. Selalu. Kalau kamu nggak ada niat untuk Cosplay, pastikan kamu pakai baju yang nyaman. Keren, tapi nyaman.

– Pakai deodorant. Serius deh, itu ramainya udah kaya tawaf. So please make sure you use deodorant, don’t make people around you feel suffocate with our body odor.

– Sabar. Beli makan, beli sovenir, semua antri karena yang mau beli banyak banget. Jadi pastikan kamu nggak cepet bete ya. Kaki keinjek, biasa. Nginjek kaki orang pun biasa, jangan lupa minta maaf tapinya. Everybody wants to have fun. Kalau gak siap desak-desakan, saran saya satu: nggak usah dateng.

– Siapin uang pas. Hehe iya, di beberapa tenant yang uangnya pas, dilayanin duluan. Jadi ya siapin aja uang pecahan kecil.

Girls, lipstick please! Biar panas, biar gerah, biar keringetan, lipstik harus selalu on. Kenapa? Ya supaya cihuylah. Merah, pink, nude, whatever you want, but don’t let it dull without lipstick.

Yaudah, gitu aja kesaksian saya kali ini dari Ennichisai 2017. I can’t wait for Ennichisai 2018.

XOXO!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s